Postingan

Layaknya Lady Macbeth #1

Gambar
Baru kali ini aku mendengar dan melihat sendiri fenomena yang sangat asing bagi diriku, dimana ada manusia yang sangat haus akan perhatian orang lain. Dia juga sangat manipulatif sehingga aku menyebutnya "Sang Penyihir" atau mungkin kalian akan tahu dan bisa memberi julukan tersendiri ketika sudah membaca keseluruhan ceritanya nanti….. Namanya Mila, ia sosok baru ditempat kerjaku. Image awalnya baik, terlihat polos, ceria, dan lugu. Itulah cover yang dia tampilkan saat pertama kali datang. Namun, dimataku tidak! Aku selalu menilai orang ditempat kerja dari bagaimana cara dia bekerja, mengatur waktu, memprioritaskan apa yang lebih penting, dan bertanggung jawab atas semua pekerjaan yang dikerjakan. Dari tingkah awalnya saja aku menilai kalau orang ini tidak bisa bekerja. Bayangkan di hari pertama dia bekerja dia tidak tau apa yang seharusnya dia kerjakan. “Ini gue harus ngapain ya?” Logikanya divisiku dan dia berbeda dan aku mana tau menau kerjaan rinci dirinya. Lalu k...

Hujan

Gambar
  Secara teori hujan merupakan peristiwa turunnya titik-titik air dari atmosfer ke permukaan bumi, yang keberadaannya terbentuk melalui siklus hidrologi. Ada pula orang yang mengatakan bahwa hujan disusun dari 99% kenangan dan 1% air. Hujan seringkali juga di konotasikan suasana sedih, sendu. Itu tak sepenuhnya salah, disini aku akan bercerita hujan yang ku kenal dari perspektif ku yang berbeda. Hujan selalu datang dengan cara yang berbeda. Ia tidak pernah mengetuk pintu, tidak pula meminta izin tuk hadirnya. Ia datang tiba tiba tanpa disangka, perlahan jatuh, menetes, hingga menenggelamkan dunia dengan suara lirih yang menenangkan. Ia datang di hidupku dengan sederhana, namun hingga meninggalkan jejak yang tak pernah bisa kuhapus selamanya. Senyumnya kekal, tawanya buatku teringat tiap kali kupejamkan mata. Hadirnya bagai tetes yang jatuh ke tanah tandus, membawa kesejukan setelah lama aku dihantui kekosongan. Aku mencintai hujan dengan seluruh rasa resah, rindu, dan juga kepasrah...

Negeri Tanpa Nurani

Gambar
  Negeri tanpa nurani Sangat cocok untuk tempat ku pijak saat ini Ricuh sana sini Origarki menyebabkan anarki Negeri tanpa nurani Bagaimana bisa mereka merasa tak berdosa Elit memperlakukan rakyat dengan keji Sedang rakyat masih berdoa demi bangsa Ratusan juta manusia menuntut keadilan Namun atas bahkan tak memiliki kepemimpinan Siapa yang harus dipercaya Bahkan orang nomor satupun tak berdaya Berita menyiarkan berbagai aturan dan keputusan kejam Namun suara kebenaran semakin tercekik bungkam Moral dan nilai telah mati Bahkan ideologi yang mereka agungkan tak diperduli

Hasati Ontogeni

Gambar
Setiap orang punya caranya tersendiri untuk bahagia, begitu pula aku. Setiap bangun pagi aku selalu memulai dengan menelpon dirinya. Mengetahui keberadaann dirinya masih ada dibumi ini membuatku tersenyum dan semangat dipagi hari. Setiap dering tersambung seolah menghidupkan seluruh bagian jiwaku yang semalam tertidur. Pagi itu ia memang tak berkata banyak, hanya sapaan sederhana, ucapan selamat, kadang tawa kecil yang samar tapi bagiku itu lebih dari cukup. Aku benar memulai hariku dan menjalani semuanya dengan berbeda. Biasanya semua yang kujalani akan selesai pada hari itu juga tanpa ada kegiatan yang spesial disana. Berangkat – pulang – tidur . Rutinitas yang membosankan sudah berubah. Dia membuatku punya tempat cerita, bahkan hal kecil seperti….. “Tadi siang aku mau beli mie ayam, pas udah sampai didepan warungnya ternyata aku gabawa uang” Itu aku ceritakan padanya. Begitu pula sebaliknya kita sering berbagi aktivitas sehari hari kita, tentang bagaimana kita menjalani hari d...

Relationship???

Gambar
  Tidak tau apa yang terlintas dalam pikiranku saat ini, tiba-tiba ingin ku membahas hal yang sering kudengar akhir-akhir ini entah dari cerita teman juga dari sosial media, disclaimer ini cuma pendapat pribadi saja, jikalau kau tidak setuju atau ada perbedaan saya sangat menerima dengan baik dam silahkan berdiskusi dibawah (komentar). Hal ini dimulai dari marak ramainya masalah generasi sekarang yang tetunya berhubungan dengan sebuah kata “pacaran” entah itu tentang masalah komunikasi, jarak, standar yang sangat tinggi, atau mungkin dengan kebebasan dalam hubungan. Dan menurutku lebih parah lagi tidak sedikit orang yang memulai atau bahkan mempertahankan hubungan dengan alasan takut kesepian . Masalah diatas mungkin baru beberapa dari banyaknya masalah yang ada saat kita menjalin sebuah hubungan bukan? Dan aku pun tidak akan membahasnya satu persatu karena terlalu luas dan pasti akan terlalu panjang. Disini aku akan berbagi hal yang menurut pandanganku sangat penting sebelum/dalam...

Samanvaya

Gambar
  Samanvaya Aku pernah kehilangan warna dalam hidupku, bahkan suram gelap sudah mulai menarikku kedalamnya. Aku tak melawan, bahkan harap dan tanya sering keluar dalam pikiranku. “kapan aku akan benar ditenggelamkan” Semakin lama api semangat telah padam, hampa yang kurasa kini semakin mencekam. Aku tak peduli dengan sekitar, mau mereka bilang apa tentang aku, aku tak mendengarnya. Pada faktanya mereka tak pernah tahu bahwa aku membenci diriku sendiri yang telah mati ditelan gelap tanpa asa. Itu lah aku jika kau ingin tahu, keadaanku sebelum hujan hadir bagai harmoni yang beriringan memberikan nada lembut, menyuburkan lahan membawa kehidupan dari tandus dan kekeringan. Dia membawakan warna baru yang bahkan tak pernah ku lihat sebelumnya, perasaanku saat itu seperti samudra yang bergelora, tak tentu arah dihantam gelombang rasa. Intinya pada saat itu aku bahagia. Dia benar membawa, bahkan berani dengan lantang ku ucapkan bahwa dia yang menciptakan sosok baru pada diriku yang tak per...

Tentangmu...

Gambar
  Aku mengenalmu bukan dari tatapan Tapi dari antah yang menguar diam diam Temu tawa kecil yang keluar dengan spontan Dari ambisimu menaklukan permainan anak anak yang ku sebutkan Benar sederhana namun justru di situlah keajaiban menetap           Hujan datang, dan kau tak lari           Kau bilang, ada tenang yang tak bisa dibeli           Layaknya kenangan kecil yang tak pernah basi           Juga seperti dongeng yang selalu kau nikmati           Dari layar kecil imajinasi yang tak pernah mati Kau tak hanya indah Tapi juga penuh rasa: pahit, manis, dan hangat Kopi yang kau minum bukan sekadar minuman Tapi cermin dari jiwamu yang dalam Mengajarkanku mengagumimu tanpa syarat           Aku kagum,           Bukan hanya pada caramu tertawa pada hal remeh      ...