Layaknya Lady Macbeth #2
Alarm jam tanganku berbunyi, pertanda jam masuk kerja sudah mulai. Aku bergegas kembali keruanganku dikarenakan aku harus mengunggah beberapa pekerjaan untuk kunjungan dan aju banding dengan perusahaan lain. Hari ini aku pulang lebih awal karena pekerjaanku selesai lebih cepat dari biasanya. Aku pergi ke mini market yang biasa aku datangi untuk membeli eskrim kesukaanku untuk menemani saat membaca buku. Aku membaca buku hingga senja tiba, tak kusangka selain fenomena senja indah yang membuatku membatu, ternyata pada saat itu juga aku melihat Chris dan Mila berboncengan begitu mesra dengan dagu yang menempel pada pundak. Aku ingin bertanya pada Chris, sebenarnya seberapa jauh dia mengenal Mila Namun aku mengurungkan itu, lagi pula aku tak mau ikut campur apalagi jika aku menyinggungnya takut membuat hal tersebut jadi masalah yang serius. Lagipula jika mereka memang betul dekat seharusnya mereka akan lebih semangat bekerja dan saling supportif sehingga menciptakan lingkungan yang pos...