Sentrifugasi Dasamuka #1
Pertemuan juga awal dari berbagai perjalanan. Layaknya air yang saling bertemu di sebuah muara, mereka akan melanjutkan perjalanannya menuju samudra. Begitu pula dengan tulisan ini, awalnya ku kira perjalanan ini sudah usai. Tapi ternyata hadir dari sebuah ketidaksengajaan membuat semua kembali dimulai. Juang yang sudah terlelap ditelan malam kembali terbangun oleh raungan sang fajar. Awal mulanya aku melihat dia yang terdiam disana, sendiri, sepi, tak ada apapun dan siapapun di sekitarnya. Jujur pada saat itu timbul keinginan untuk menghampirinya, menyapa untuk salam perkenalan. Sebenarnya aku ragu, tapi aku takut perasaan saat ini tak datang untuk kedua kalinya. Setelah tekat dibulatkan akhirnya ku beranikan, karena kurasa ini sudah ditakdirkan. Singkat cerita saja semenjak perkenalan itu kini kita sudah semakin dekat. “Mungkin” itu lah yang aku rasakan. Aku mulai mengetahui banyak hal tentang dirinya, banyak cerita dan pengalaman yang telah dilaluinya, semua cerita diungkapkan d...