Sentrifugasi Dasamuka #2

 


Layaknya Rahwana yang mencintai Shinta, ia mencintainya dengan tulus, bahkan diceritakan bahwa Rahwana melayani Shinta sebaik mungkin dan sama sekali tak ternoda oleh hawa nafsu dalam cintanya. Namun apadaya Shinta milik sang Rama walau dalam beberapa versi cerita yang kudengar maupun kubaca Shinta merasakan tumbuhnya benih cinta disebabkan murni kasih sayang yang diberikan oleh Rahwana tapi cinta sejatinya tetaplah Rama.

Aku tak membenarkan bagaimana cara Rahwana yang menculik Shinta. Tapi aku hanya mencoba memandangnya dari sudut pandang lain. Yaitu tentang usaha usaha dan tulusnya Rahwana saat berusaha untuk meluluhkan hati perempuan yang dicintanya. Aku juga belajar, mungkin definisi cinta akan hadir ketika terbiasa tidak semudah itu datangnya. Apalagi jika orang yang kita tuju masih mencintai atau memiliki hubungan dengan orang lain dan bahkan orang lama.

Ya begitulah kurang lebih semua terjadi, aku sama sekali tak menyesali pernah mengenal dia, apalagi marah setelah apa yang ku lalui sesudahnya. Ingin ku ucapkan padanya yang pernah “ada” dan memberikan pengalaman juga cerita. Hal yang pernah kita lewati biarlah jadi cerita, dan ku doakan kalian kembali bersama dan bahagia selamanya.

 

“Tak apa sakit sedikit, setidaknya penasaran tak menenggelamkan ku didalamnya” -writerex 


Komentar

  1. Disuruh komen, ternyata bisa pake anonim juga wkwkwk

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Samanvaya

Hasati Ontogeni

Relationship???