Relationship???
.jpeg)
Tidak
tau apa yang terlintas dalam pikiranku saat ini, tiba-tiba ingin ku membahas
hal yang sering kudengar akhir-akhir ini entah dari cerita teman juga dari sosial media, disclaimer ini cuma pendapat pribadi saja,
jikalau kau tidak setuju atau ada perbedaan saya sangat menerima dengan baik
dam silahkan berdiskusi dibawah (komentar).
Hal
ini dimulai dari marak ramainya masalah generasi sekarang yang tetunya
berhubungan dengan sebuah kata “pacaran” entah itu tentang masalah komunikasi,
jarak, standar yang sangat tinggi, atau mungkin dengan kebebasan dalam
hubungan. Dan menurutku lebih parah lagi tidak sedikit orang yang memulai atau
bahkan mempertahankan hubungan dengan alasan takut kesepian.
Masalah
diatas mungkin baru beberapa dari banyaknya masalah yang ada saat kita menjalin
sebuah hubungan bukan? Dan aku pun tidak akan membahasnya satu persatu karena
terlalu luas dan pasti akan terlalu panjang. Disini aku akan berbagi hal yang
menurut pandanganku sangat penting sebelum/dalam menjalin sebuah hubungan.
Yang
pertama kalian harus pastikan terlebih dahulu niat dan alasan kalian mau “mendekati”
karena apa? Apakah kesepian? Hanya ingin ditemani? Gengsi? Atau memang
benar untuk hal yang serius?
Hal
ini sangat penting, percaya padaku…..
Hubungan
itu bukan hal untuk main-main, itu hal yang cukup sakral menurutku. Kamu harus
punya kesiapan dan tanggung jawab untuk menghadapi semuanya nanti. Kalau kalian
belum serius lebih baik berteman saja. Daripada nantinya kau akan
merugikan bahkan menyakiti dirimu sendiri dan orang lain.
Yang
kedua jika kalian belum siap bilang saja pada orang yang mendekatimu. Daripada
kau memaksakan berujung tidak ikhlas atau mungkin hanya karena rasa tidak enak
malah nantinya hubungan kalian jadi hubungan yang tidak sehat. Bilang saja
apapun alasanmu itu kalau kau memang benar tidak bisa.
Selanjutnya
usahakan (kalau bisa) jangan percaya cinta karena terbiasa, memang benar
kalo sudah terbiasa lama-lama akan tumbuh, tapi untuk persentase nya menurutku
sangat kecil. Kau harus memupuk rasa sabar, menyiapkan kelapangan dada,
menurunkan ekspektasi serendah-rendahnya agar kau tak merasa disakiti.
Serius…
Jangan
kalian berpegang teguh pada ketidakpastian, kalian akan dilanda rasa bingung,
cemas, resah, dan berbagai pertanyaan yang menyebabkanmu tenggelam pada
pertanyaan yang berujung membuatmu sedih. Apakah dia peduli saat kau bersedih?
Bagus kalau dia memang benar peduli, kalau tidak? Maka dari itu saranku hindari
ketidakpastian.
Yang
terakhir jika kalian sudah ada dalam sebuah hubungan atau mungkin terlanjur memulai,
dan kalian merasakan ketidakcocokan atau ada masalah didalamnya maka
diskusikan. Daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi hal yang
salah satu pihak dirugikan. Dalam diskusi penyelesaian masalah memang tak
selalu berujung baik, tapi setidaknya kau merasa lega telah menyampaikan apa
isi hati dan pikiranmu. Jangan sampai kau disakiti atau menyakiti orang, baru
setelah itu kau merasakan sesal.
Begitu
saja menurutku, kau boleh mengikuti beberapa hal tersebut kalau memang menurutmu
sesuai. Tapi ini serius, aku mengingkatkan lagi kepada pembaca tulisan ini
bahwasanya hubungan itu bukan hal yang sebercanda itu, dan kalau bisa
pertahankan apa yang sudah ada. Kalau pada kenyataannya sudah tidak bisa bilang
saja, tak perlu kamu sembunyikan.
Byeeee
kawannn see youuuuu
-Penulis Rajin favorit kalian
ada yah orang join voice discord nyuruh orang buat komen di postingan terbarunya terus kabur
BalasHapusyamaaap hehehehe
HapusAku terjebak di hubungan yang akunya nyaman banget sama dia, tapi dia gamau pacaran dan mau temenan aja. Dia tuh care banget orangnya makanya bikin aku nyaman, walau orangnya tuh suka bikin emosi. Tapi aku sayang dia
BalasHapuswaduhhhh, kamu ready kah dengan kemungkinan terburuk kalo kamu stay??
HapusAku tau kamu siapa didiscord, soalnya suara mu mirip
Hapussuara saya emang pasaran kak anna
Hapus